19 April 2011

STEGANOGRAFI

gAk nyangKa lU biSA YAkin NGanggep gue suKA Makan Ubi...

Bagaimana reaksi kamu jika menerima pesan tersebut dari salah satu temanmu ? Mungkin sekilas hanya pesan iseng bergaya ABG (Anak Baru Gede). Tetapi jika diperhatikan lebih lanjut, ternyata kalimat tersebut memiliki pesan tersembunyi. Apakah itu... ?! hehehe

Contoh diatas merupakan steganografi dalam bentuk yang sederhana. Steganografi adalah suatu ilmu dan seni menuliskan suatu pesan rahasia dengan cara tertentu, yang hanya diketahui oleh pengirim dan penerima yang dituju. Berasal dari bahasa Yunani, steganos yang berarti tersembunyi atau rahasia, dan graphein yang berarti menulis atau menggambar. Kemajuan teknologi semakin membuka berbagai kemungkinan steganografi dalam bentuk format digital, menyimpan data rahasia di dalam data. Contohnya sebuah file gambar, teks, audio dan lain-lain dapat mengandung sebuah pesan rahasia yang dimasukkan dengan teknik dan algoritma yang beragam, dari yang sederhana sampai yang sangat kompleks.
info detail pada sebuah foto

Jika kamu menemukan sebuah file teks yang berisi rentetan karakter acak yang tidak dapat dimengerti, kamu akan menebak kemungkinan isi file tersebut telah dienkripsi menggunakan salah satu metode kriptografi. Walaupun terdapat pesan yang tidak diketahui, tetapi pesan rahasia tersebut tidak tersembunyi. Ini yang seringkali lepas dari pengamatan orang. Itu adalah contoh dari teknik kriptografi. Dapat kita bayangkan apa jadinya ya..., jika kriptografi disandingkan dengan steganografi. Bukankah akan menghasilkan pesan yang lebih sulit lagi untuk dipecahkan... :)

Namun kita tentu juga ingat akan watermark yang biasanya terdapat pada suatu media yang menunjukkan otoritas untuk menghindari pembajakan/tiruan. Misalnya dengan menuliskan nama pembuat pada sebuah gambar digital dengan huruf transparan dengan efek emboss. Perbedaan antara steganografi dan watermark adalah steganografi tidak memperlihatkan pesan tersebut secara kasat mata. Sementara pada watermark hal tersebut adalah sebuah opsi.
Ada teknik untuk menyembunyikan, ada pula teknik untuk mendeteksi, bahkan memecahkannya jika dimungkinkan. Ilmu dan seni untuk mendeteksi steganografi disebut dengan steganalisis. Teknik dasar yang digunakan umumnya adalah dengan analisis statistik. Sebagai contoh, jika terdapat sebuah file gambar yang dicurigai terdapat steganografi, maka steganalisis mencoba mengumpulkan sampel dari sumber yang sama dengan gambar tersebut. Jika gambar berasal dari kamera digital, steganalisis mencoba mendapatkan sampel gambar yang difoto menggunakan kamera digital dengan model yang sama, yang kemudian dianalisis untuk mendapatkan statistiknya. Beberapa informasi yang diperoleh dapat membantu tahap steganalisis selanjutnya untuk mendapatkan pesan yang tersembunyi dan pemecahan algoritma yang digunakan.

Bagi kamu yang belum menemukan steganografi pada awal artikel ini, caranya adalah dengan memisahkan setiap huruf kapital pada kalimat tersebut. Dan kamu akan mendapatkan kalimat baru, yaitu
...:: AKU SAYANG KAMU ::...