22 May 2013

Android 5.0

Setelah melahirkan Android 4.0 (Ice Cream Sandwich) pada akhir tahun 2011, kemudian Android 4.1 (Jelly Bean) pada Juli 2012, kini Google mengumumkan Android generasi berikutnya, yaitu Key Lime Pie (Android 5.0). Key Lime Pie (KLP) bisa dipastikan akan membawa perubahan yang signifikan. Seperti yang terjadi pada versi-versi sebelumnya, lompatan angka yang jauh biasanya diikuti oleh perubahan besar.



Lalu fitur apa saja yang ditawarkan oleh KLP ? Untuk itu mari kita intip diantaranya :

Agile and Efficient
Sudah menjadi rahasia umum kalau Google selalu mencari cara untuk meningkatkan kinerja platform Android, tak terkecuali di Android 5. Performa KLP lebih cepat dan halus ketimbang Android 4.2 Jelly Bean. Karena Android 5.0 bekerja pada Linux Kernel 3.8 yang intinya konsumsi memori RAM dapat ditekan. Dengan begitu fungsi multitasking bisa lebih efisien.


 
Integration of Social Networking
Meski sudah dilengkapi dengan fitur canggih, sampai sekarang sistem operasi Android belum melakukan integrasi langsung dengan layanan social media, seperti Facebook atau Twitter. Padahal di ekosistem iOS, BlackBerry maupun Windows Phone, fitur tersebut sudah diterapkan jauh-jauh hari. Pada KLP fitur integrasi jejaring sosial menjadi salah satu layanan unggulannya.

Multi-select In The Contacts
Menu kontak pada Android sudah cukup baik, namun disempurnakan pada versi 5 ini. Bagaimana jika Anda memiliki e-mail atau SMS dengan teman-teman Anda ? Cara yang saat ini dilakukan adalah dengan  mengirim e-mail satu, kemudian menambahkan sisanya individual. Dengan checkbox memungkinkan pengguna menelusuri nama dan membuat milis dengan cepat melalui kontak listing di KLP akan lebih mudah.

Synchronization Message Feature
Pernah nggak me-reset atau meng-upgrade OS Android ? Melakukannya memang mudah. Tetapi kerap kali bikin malas adalah mengamankan data. Anda harus memindahkan dulu file-file di ponsel ke PC. Pada Android 5, Google menambahkan fasilitas Text Sync, dimana pesan SMS dan MMS dapat tersinkronisasi ke internet seperti halnya Gmail. 



Native Video Call
Mayoritas ponsel Android dilengkapi kamera depan, namun hanya beberapa saja yang mendukung native video call (panggilan video tanpa aplikasi tambahan). Nah, di Android 5.0 fasilitas tersebut akan diterapkan. Langkah ini sekaligus untuk bersaing dengan FaceTime milik Apple, Video Chat dari BlackBerry, dan Skype yang terintegrasi dengan Windows Phone. Sebenarnya Google sudah lama menyediakannya lewat Hangouts di Google+, tapi belum disematkan secara default pada sistem Android. Dengan dibenamkannya fitur native video call, maka video conference pun bakal tersedia.

Source : diolah dari berbagai sumber