05 May 2013

Bluetooth V4.0

Bluetooth adalah teknologi tanpa kabel yang dapat mengoneksikan dua perangkat yang berbeda pada frekuensi 2.4 GHz. Bluetooth berupa card yang menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11 dengan jarak layanan yang terbatas dan kemampuan data transfer lebih rendah dari card untuk Wireless Local Area Network (WLAN). Adapun teknologi bluetooth v4 ini mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time dengan jangkauan layanan berjarak dari 1, 10 hingga 100 meter.


Saat ini bluetooth v4 adalah versi terbaru dari teknologi nirkabel bluetooth. Bluetooth v4.0 memiliki fitur low energy yang merupakan dasar untuk perangkat Bluetooth Smart. Sebuah produk yang disebut sebagai Bluetooth Smart diwajibkan memiliki fitur Bluetooth v4.0 plus beberapa kriteria tambahan. Saat ini beberapa smartphone high end rata-rata sudah mengadopsi teknologi Bluetooth v4, antara lain iPhone 4S, Motorola RAZR, Samsung (Galaxy S III, Galaxy Note II) dan HTC (HTC One X+, HTC One S). Beberapa fitur utama dan kelebihan teknologi bluetooth low energy : biaya rendah, jangkauan jarak jauh, ketahanan yang lama, koneksi ke semua vendor dan perangkat.


Bluetooth v4.0 memperkenalkan teknologi energi rendah untuk spesifikasi bluetooth core. Hal ini memungkinkan perangkat baru bluetooth smart dapat beroperasi selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun pada sel kecil layaknya baterai. Manfaat yang dirasakan tidak hanya untuk konsumsi pasar selular dan dunia telekomunikasi. Namun merambah pada berbagai perangkat, seperti alat kesehatan, olahraga, kebugaran, keamanan maupun home entertainment. Dengan beragam kebutuhan yang diakomodir membuat bluetooth v4.0 memiliki nilai tambah tersendiri untuk para penggunanya. Menghubungkan perangkat headset, mouse, keyboard, dan berbagai perangkat lainnya menjadi lebih mudah.


Perubahan dan peningkatan yang dialami oleh bluetooth tentunya memiliki tujuan untuk memberikan kemudahan yang lebih baik dari sebelumnya untuk para pengguna bluetooth. Asal jangan mirip dengan teknologi infra red yang sempat menjadi tren sebagai alat komunikasi transfer data, yang kemudian mulai tergantikan akibat munculnya bluetooth. Masalahnya, secara perlahan teknologi bluetooth ini mulai tergeser seiring berkembangnya teknologi wireless yang dapat dengan mudah kita memindahkan berbagai file dari komputer ke ponsel dengan jaringan WiFi. Untuk itu, bluetooth harus berhati-hati agar dapat terus memberikan inovasi layanannya di tengah semakin berkembangnya teknologi telekomunikasi saat ini.