01 December 2014

Sistem Tempur Aegis


Sistem Tempur Aegis atau Aegis Combat System (ACS) adalah sebuah sistem tempur menggunakan instruksi dan perintah terkoordinasi (perintah dan keputusan / command and decision) serta sistem kontrol senjata atau Weapon Control System (WCS) yang menggunakan komputer high end dan radar untuk melacak dan membimbing senjata untuk menghancurkan target. ACS terdiri dari Aegis Weapon System (AWS), komponen reaksi cepat yang memiliki kemampuan peperangan anti-pesawat atau AAW (Anti-Aircraft Warfare) dengan CIWS (Close In Weapon System) dan Mark 41 VLS (Vertical Launch System). Mark 41 VLS bisa dipasangi berbagai varian rudal seperti sistem rudal anti kapal selam atau ASW (Anti-Submarine Warfare) maupun rudal jelajah udara ke darat Tomahawk Land Attack Missile (TLAM). Begitu juga sistem torpedo dan meriam kapal angkatan laut pun bisa diintegrasikan dengan sistem ini.



Sistem tempur Aegis dikendalikan dengan peralatan modern yang otomatis mendeteksi jalur rudal berdasarkan tampilan 3D radar AESA (Active Electronically Scanned Array), AN/SPY-1. Radar AN/SPY-1 mampu melakukan pencarian, pelacakan dan bimbingan rudal hingga 100 target secara bersamaan dengan jarak sekitar 190 km. ACS mampu bekerja secara simultan terhadap hampir semua jenis ancaman. Melalui program The Aegis Ballistic Missile Defense System (BMD), Amerika Serikat berupaya untuk mengaktifkan Sistem Tempur Aegis bagi pertahanan angkatan lautnya dari ancaman rudal balistik jarak pendek maupun jarak menengah. Sistem tempur Aegis saat ini selain digunakan Amerika Serikat, juga digunakan Angkatan Laut Beladiri Jepang, Spanyol, Norwegia dan Korea Selatan.

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Aegis_Combat_System dan sumber terpercaya lainnya