01 June 2015

32 bit atau 64 bit Pada Smartphone

Dalam sistem komputasi perangkat, jumlah bit dalam prosesor menunjukkan ukuran data yang dialirkan dan kapasitas dari register. Register merupakan sejumlah kecil memori perangkat yang bekerja dengan kecepatan sangat tinggi yang digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap program-program dengan menyediakan akses yang cepat terhadap nilai-nilai umum yang digunakan. Register prosesor inilah yang digunakan untuk melakukan berbagai macam operasi.


Kapasitas memori merupakan salah satu faktor utama kenapa teknologi 64 bit dikembangkan. Pasalnya prosesor 32 bit hanya mendukung memori dengan kapasitas maksimal hingga 4GB. Hal ini bisa terjadi sesuai dengan perhitungan 2^32 sama dengan 4.2 miliar byte atau setara dengan 4GB. Sedangkan dengan prosesor 64 bit, dengan perhitungan yang sama, 2^64 sama dengan 16 exabyte atau setara 16 miliar gigabyte. Walau tidak bisa dirasakan secara langsung, performa prosesor 64 bit jauh lebih baik dibandingkan prosesor 32 bit. Misalnya, sebuah proses memerlukan nilai komputasi 128 bit. Dengan prosesor 32 bit, proses tersebut akan diselesaikan dengan dua kali putaran. Sedangkan dengan prosesor 64 bit proses itu bisa diselesaikan hanya dengan satu kali putaran, karena prosesor 64 bit bisa menampung 256 nilai komputasi.



Kelebihan prosesor 64 bit dari sisi aplikasi adalah bisa menjalankan palikasi yang dibuat dengan arsitektur 32 bit maupun 64 bit itu sendiri. Lain halnya dengan prosesor 32 bit yang hanya bisa menjalankan aplikasi atau software 32 bit saja. Prosesor 64 bit memang mendukung kapasitas RAM besar. Tapi kapasitas tersebut, hanya bisa dinikmati apabila Anda menjalankan aplikasi-aplikasi yang memakan banyak memori. Namun saat ini rata-rata aplikasi smartphone memerlukan kapasitas RAM di bawah 100 MB (kecuali game HD). Selain itu, rata-rata smartphone kelas menengah sekarang memiliki RAM 2GB hingga 3GB (kecuali ASUS Zenfone 2 yang punya 4GB), dan itu lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari, seperti membuka aplikasi media sosial atau bahkan bermain game HD.


Pada smartphone, teknologi prosesor 64 bit baru digunakan mulai tahun 2013 lau, dimana iPhone 5S menjadi smartphone pertama yang menggunakan prosesor 64 bit ini. Setahun kemudian Google mengumumkan bahwa Android 5.0 Lollipop juga mendukung arsitektur 64 bit. Hingga tiba akhirnya di tahun 2015, pada ajang Consumer Electronics Show (CES), sebagian besar smartphone yang diperkenalkan telah menggunakan prosesor 64 bit. Kalau pada komputer, arsitektur 64 bit dipelopori oleh AMD Athlon64 yang dirilis tahun 2003 silam.

* Diolah dari berbagai sumber