09 June 2015

Memori Pada Smartphone


Tentunya dari kita masih ingat bahwa memori smartphone atau ponsel sama halnya dengan memori komputer. Memori pada perangkat baik itu PC, laptop, tablet atau smartphone sebenarnya terbagi menjadi 2 yaitu RAM dan ROM. RAM (Random Access Memory) berfungsi untuk menangani atau menjalankan beragam perintah (multitasking) aplikasi yang sedang dijalankan. Analoginya, semakin besar kapasitas RAM maka semakin banyak data dapat disimpan dan semakin banyak multitasking serta semakin cepat dalam menjalankan fitur dan sistem tertentu. Sedangkan fungsi ROM (Read Only Memory) sebagai media tempat menyimpan data-data internal yang digunakan untuk menaruh OS beserta seluruh sistem yang ada didalamnya.
Bila berbicara ROM pada smartphone, sebenarnya tidak hanya sekedar hardware, tetapi juga software. Tidak seperti kebanyakan Operating System (OS) pada desktop, format install mobile OS pada perangkat mobile dapat ditemukan dalam berbagai jenis ROM. ROM ini dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu Stock ROMs, Manufacturer (Carrier Stock ROM) dan Custom ROM.
Stock ROMs
Jenis ROM ini adalah OS asli dari penegembang yang masih default, belum mengalami modifikasi. Stock ROM berisi tampilan dan fungsi standar pabrik dan belum ada perubahan yang ditambahkan oleh pengembang lain. Contoh dari Stock ROM ini dapat kita temukan pada Apple iOS dan Palm's WebOS, dimana pengembang software dan perangkat mobile adalah satu perusahaan.

  

Manufacturer (Carrier Stock ROM)
ROM jenis ini adalah Stock ROM yang telah mengalami perubahan oleh pabrikan ponsel atau operator jaringan. Perubahan ini biasanya terletak pada tampilan, aplikasi custom dari pabrikan ponsel atau operator jaringan, dan yang paling penting adalah bentuk restriksi tertentu yang dibuat oleh pihak pabrikan ponsel atau operator seluler, seperti pembatasan area penggunaan dan lainnya. Contoh dari jenis ROM ini bisa kita temukan pada perangkat Android, Symbian, dan beberapa perangkat Windows Phone 7.


Custom ROM
Pengguna atau pengembang independen gemar melakukan kustomisasi ROM pada perangkat mereka dengan memodifikasinya diluar standar kedua ROM diatas. Dan hal ini menghasilkan yang umum disebut Custom ROM. Android dengan sistem open source membuatnya lebih bebas untuk diutak-atik oleh siapapun. Dan karena itu, Custom ROM Android tersedia banyak di internet untuk di download. Ada 2 nama Custom ROM yang banyak dipakai dan populer di kalangan pengguna, yaitu CyanogenMOD dan MIUI.

* Diolah dari berbagai sumber