07 September 2016

Fenomena Pokemon Go



Pokemon Go sebagai game mobile berbasis AR (Augmented Reality) yang memanfaatkan navigasi GPS, memberikan sensasi baru bermain game dengan cara asyik dan unik. Namun belakangan kita dapat dengan mudah menemukan kontroversi mengenai permainan ini. Mulai dari seputar bahaya dan resiko bermain Pokemon Go, semisal dapat memecah konsentrasi di saat berkendara, data pribadi pengguna yang tersedot, hingga resiko malware saat salah men-download game Pokemon Go. Nyatanya selain bahaya soal resiko pemecah konsentrasi, soal keamanan data masih belum terbukti hingga kini.

Untuk itu saya akan sedikit memberikan gambaran tentang manfaat bermain Pokemon Go seperti yang dikemukakan oleh seorang profesor klinis asal Amerika Serikat, Matt Hoffman berikut ini :

Manfaat Kesehatan
Menurut Hoffman, kegiatan pemain yang aktif melakukan pencarian untuk menangkap monster Pokemon Go, tentu memaksa pemainnya aktif bergerak, melakukan perjalanan di seluruh penjuru wilayah, berjalan jauh dan menggerakkan badan mereka untuk mencari posisi pas dan tepat menangkap Pokemon. Hal ini menjadikan game Pokemon Go sebagai sarana yang tepat untuk berolahraga.
Trainer (pemain game Pokemon Go) harus berjalan-jalan di berbagai titik lokasi untuk menemukan dan menangkap Pokemon dan menemukan akses lokasi tertentu yang disebut Pokestop, dimana Pokeball dan barang-barang berguna lainnya dikumpulkan, termasuk PokeEggs (telur Pokemon). Untuk mencapai lokasi Pokestop, menangkap Pokemon yang berbeda-beda dan melakukan penetasan PokeEggs membutuhkan banyak aktifitas berjalan dari tiap pemainnya.

17 August 2016

Augmented Reality (AR)

Akhir-akhir ini Anda tentu sering mendengar istilah Pokemon GO. Ya..., permainan Pokemon menjadi trending topic dan lagi digemari di seluruh dunia. Game yang memungkinkan Anda melakukan permainan antara dunia virtual dan dunia nyata ini mengandalkan navigasi GPS. Game yang masuk kategori "augmented reality" ini sebenarnya bukanlah jenis games baru. Sebenarnya apa sih augmented reality itu ?

17 May 2016

Refreshing Sejenak...

Beberapa hari yang lalu saya bepergian ke kota gudeg Jogja untuk merefresh aktifitas keseharian saya. Dengan berbekal HaPe berkamera, saya pun menyempatkan untuk mengambil gambar selama di kota pendidikan tersebut. Dan berikut oleh-oleh hasil bidikan perangkat saya :

Saya lagi berpose di dekat S-75 Dvina ( kode NATO - SA-2 Guidline) rudal darat ke udara buatan Uni Soviet tahun 1957

Sesaat sebelum memasuki musium

Salah satu sudut musium dengan helikopternya

13 May 2016

Mari Mengenal OTT


OTT (Over The Top) merupakan layanan dengan konten berupa data, informasi, atau multimedia yang berjalan melalui internet. Layanan OTT umumnya menumpang pada jaringan internet milik sebuah operator telekomunikasi. Singkatnya, untuk bisa mengakses layanan OTT ini, pengguna harus mengandalkan jaringan internet. Dewasa ini layanan OTT makin tumbuh subur seiring perkembangan internet dan smartphone. Akhirnya aplikasi layanan OTT menjadi identik dengan platform mobile. Penyebabnya jelas, yaitu perkembangan ponsel yang semakin "pintar" dan koneksi internet yang semakin cepat hingga generasi keempat saat ini.
Untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik, setidaknya ada 3 unsur yang harus dipenuhi oleh layanan OTT, yakni :

Telco World
Telco World merupakan ranah dimana para penyedia layanan telekomunikasi berada. Telco World diisi oleh ISP (Internet Service Provider) dan penyedia layanan jasa telekomunikasi dan internet. Tugas Telco World adalah menyediakan infrastruktur internet, jaringan internet yang nantinya menunjang jalannya fungsionalitas sebuah layanan OTT. Di Indonesia, yang termasuk dalam Telco World adalah Telkom, XL Axiata, Indosat OOredoo, dan provider telekomunikasi lainnya yang berbasis di negeri ini.

22 April 2016

Anda Mau Kuliah di Mana ?

Bingung mau kuliah... ?! Kebingungan Anda cukup beralasan mengingat informasi tentang perguruan tinggi yang sampai ke sekolah sangat kurang. Nah, agar Anda tidak mengalami kebingungan selepas SMA/MA nanti, kenalilah perguruan tinggi yang ada di Indonesia berikut ini :


UNIVERSITAS
Universitas adalah lembaga pendidikan tinggi yang paling umum di Indonesia. Lembaga ini didirikan dengan tujuan untuk mengarahkan Iulusannya menjadi tenaga profesional siap kerja atau tenaga pendidikan serta peneliti. Universitas terdiri atas berbagai fakultas. Fakultas ini pun dipecah lagi menjadi beberapa jurusan, misalnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ada jurusan Hubungan Internasional, Ilmu Pemerintahan, Administrasi Negara, dan Sosiologi.

INSTITUT
Institut berbeda dengan universitas, dimana institut berkonsentrasi pada satu bidang kajian. Sebagai contoh, institut pertanian hanya mengkhususkan bidang pertanian. Institut teknik hanya konsentrasi di bidang teknologi, atau institut seni berkutat di bidang seni. Meskipun demikian, institut juga mempunyai beberapa fakultas.

24 February 2016

Mengenal Tipe USB

Istilah USB (Universal Serial Bus) tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Hal ini dikarenakan hampir setiap hari kita menjumpai banyak peralatan elektronik yang telah dilengkapi dengan perangkat USB. Sebut saja komputer, laptop, printer, VCD Player, TV, smartphone, hingga tablet sudah dilengkapi dengan USB ini. Secara umum, versi USB mengacu pada kecepatan dan fungsionalitas datanya, sedangkan tipe USB mengacu pada bentuk fisik dan kabel dari port serta colokan USB-nya.


USB Type A
Dikenal juga sebagai USB standar A, yaitu desain asli untuk standar USB dengan bentuk datar dan persegi panjang.Konektor tipe A (A-laki-laki) adalah konektor yang masuk ke sebuah host, seperti komputer. Dan pada host, USB port (wadah) disebut port A-laki-laki. Versi USB yang berbeda, termasuk USB 1.1, USB 2.0, USB 3.0 saat ini kompatibel dengan USB tipe A. Diantara perangkat yang kompatibel lainnya dengan USB tipe A adalah hard drive eksternal, mouse, keyboard atau adaptor jaringan.

USB Type B
Konektor tipe B adalah ujung kabel USB standar yang plugs ke perangkat periferal, seperti printer, telepon, atau hard drive eksternal. Dikenal juga sebagai tipe B-laki-laki. Sedangkan pada perangkat periferal, USB port disebut tipe B-wanita. Sampai sekarang ada 5 desain populer untuk USB type B steker dan konektor. Yaitu Standar-B (dibuat untuk USB 1.1 dan USB 2.0), Mini USB (ditemukan pada perangkat portabel lama, seperti kamera digital, smartphone, dan drive portabel lama), Micro USB (lebih kecil dari mini USB, port USB paling populer saat ini untuk smartphone dan tablet), Micro USB 3.0 (ujung kabel berwarna biru), Standar-B USB 3.0 (kedua ujung kabel biru, untuk menangani kecepatan USB 3.0)

12 February 2016

Memory Effect Pada Baterai


Memory effect adalah suatu efek yang terjadi pada baterai rechargeable yang menyebabkan kapasitas baterai terus berkurang daya energi maksimumnya secara pelahan jika baterai berulang kali diisi pada saat baterai habis sebagian. Memory effect ini hanya terjadi pada baterai ponsel jenis NiCd (Nickel Cadmium) dan NiMH (Nickel Metal Hydride). Gambaran singkatnya begini, jika Anda mengisi baterai hanya sebesar 60%, maka baterai akan lupa bahwa masih ada isa sebesar 40% yang belum terisi. Maka saat pengisian berikutnya baterai akan menganggap 60% tersebut telah mencapai 100% alias baterai terisi penuh.

Berikut tips menghemat konsumsi baterai :
  • Matikan bunyi-bunyian yang tidak perlu
  • Jangan gunakan mode getar dan ringtone secara bersamaan.
  • Atur lama waktu lampu latar jika tidak sedang digunakan.
  • Matikan beberapa fitur jika sedang tidak digunakan, misalnya WiFi, Bluetooth, player, data seluler, dll.
  • Pastikan memilih satu mode jaringan saja, contohnya 2G, 3G atau 4G.

08 February 2016

Dampak Negatif Selfie


Tren selfie tidak hanya melanda kaum selebritis. Dari rakyat biasa hingga presiden pun merasa berhak untuk melakukan selfie. Tengok saja, mulai dari presiden AS, Obama hingga orang-orang biasa foto-fito selfienya dapat dengan mudah ditemukan di internet. Variasi gaya selfiepun juga semakin beragam. Mulai dari ekspresi wajah datar-datar saja hingga selfie menantang bahaya di ketinggian atau tempat-tempat ekstrim. Namun pernahkah Anda bertanya, apa pengaruhnya jika kita sering melakukan selfie ? Well... dan berikut pengaruh negatif selfie sebagaimana diungkap oleh lifehack.org :

Selfie Hanya Menekankan Penampilan Fisik
Akan terlihat indah bukan jika Anda memposting foto yang menunjukkan keramahan, kejujuran, kebaikan, serta hal-hal yang baik di sekitar kita ? Namun tren selfie nampaknya bergerak ke arah lain. Kecantikan, otot yang kekar, mode yang sedang tren, gadget terbaru hingga latar belakang mobil mewah menjadikan selfie kini melulu soal fisik dan materi.

Selfie Beresiko Terhadap Privasi
Facebook saat ini telah menggunakan teknologi pengenalan wajah (Deep Face Project), dan beberapa ahli berpendapat bahwa hal ini adalah illegal. Fitur pengenal wajah ini tentu mengkhawatirkan Anda yang masih konsen dengan masalah privasi atau keamanan pribadi. Teknologi ini tidak hanya dapat mengenali profil orang yang ada di foto, tapi juga membuka ancaman bagi orang lain untuk mengakses informasi secara personal.

03 February 2016

Mengenal Li Fi, Pengganti Wi Fi

Li Fi merupakan teknologi nirkabel yang akan menggantikan jaringan Wi Fi. Li Fi sendiri menggunakan teknologi berbasis cahaya (Visible Light Communication/VLC) untuk mentransmisikan alur datanya. Light Fidelity (Li Fi) adalah metode pengiriman paket data berkecepatan tinggi berbasis nirkabel menggunakan spektrum cahaya terlihat (visible light spectrum), yaitu bola lampu LED. Teknologi Li Fi memiliki kecepatan transfer data hingga 1 Gbps.


Teknologi Li Fi diciptakan oleh Prof. Harald Haas, seorang fisikawan berkebangsaan Jerman dari Universitas Edinburg, Skotlandia pada tahun 2011 lalu. Menurut sang profesor, di masa depan akan banyak bola lampu nantinya dapat menjadi hotspot nirkabel. Ia menggambarkan kecepatan teknologi VLC menggunakan modern LED mencapai 1000 Gbps, sedangkan jika menggunakan infra red hanya 1000 bps saja. Ini berarti kecepatan yang dihasilkan dari spektrum cahaya LED 10.000 kali lebih besar dari spektrum gelombang radio.

22 January 2016

SoC dan Chipset Smartphone

 

Istilah SoC (System on Chip) berarti sebuah chip silikon yang didalamnya terdapat berbagai macam komponen. Dalam sebuah SoC, terintegrasi berbagai macam komponen yang mendukung kinerja smartphone. Di dalamnya terdiri dari sebuah processor, pengolah grafis, memory, USB controller, pengontrol manajemen daya, dan pengontrol konektivitas jaringan (WiFi, 3G, 4G LTE, dan sebagainya). Sedangkan chipset adalah istilah yang digunakan untuk menyebut SoC pada perangkat smartphone. Dan berikut macam-macam chipset yang ada pada smartphone maupun tablet :

Snapdragon
Siapakah produsen terbesar SoC pada perangkat Android saat ini ? Jawabannya adalah Qualcomm dengan Snapdragon-nya. Chip grafis Qualcomm mayoritas menggunakan chip grafis Adreno dan prosesor Cortex. Sedangkan untuk basis SoC menggunakan Krait dan arsitektur ARM. SoC Snapdragon sekarang ini telah hadir dalam berbagai varian, mulai dari yang low-end hingga high-end. Misalnya Microsoft Lumia 950 XL (Snapdragon 810)

Exynos
Exynos merupakan SoC yang dikembangkan oleh Samsung. Chipset dari Samsung ini umumnya digunakan untuk produk kelas atas, seperti Samsung Galaxy S6, Galaxy Note 5 dan beberapa Samsung Galaxy Tab.

Apple
Selain memproduksi iPhone dan iPad, Apple juga memproduksi SoC sendiri untuk produk mobile-nya. SoC Apple hanya digunakan pada perangkat besutannya sendiri. Contohnya seperti A8X yang digunakan pada iPad Air 2 atau S1 pada perangkat wearable Apple Watch.

11 January 2016

Generasi Teknologi Jaringan Seluler

Teknologi komunikasi mengalami perkembangan yang sangat cepat. Terutama untuk jalur jaringan seluler. Seperti kita ketahui, saat ini generasi mobile network telah sampai generasi ke empat atau 4G. Dan berikut adalah perkembangan generasi teknologi jaringan seluler yang dimaksud :


1G (Generasi Pertama)
Jaringan 1G diluncurkan pada tahun 1980 ketika AMPS di AS bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa. Generasi pertama masih menggunakan sistem analog. Adapun teknik yang digunakan adalah Frequency Division Multiple Access (FDMA). Kemampuan teknologi 1G ini hanya bisa melayani komunikasi suara saja, tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar. Kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan sedikit, penggunaan spektrum frekuensi yang boros, dan suara tidak jernih adalah diantara karakteristik generasi pertama ini.

2G (Generasi Kedua)
Generasi kedua mulai menggunakan teknologi digital. Mekanisme yang dipakai adalah Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA). Pada generasi ini memiliki kelebihan dibanding generasi pertama, seperti suara lebih jernih, keamanan lebih terjaga, dan kapasitas lebih besar. Generasi kedua mempuyai fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat dengan kecepatan sekitar 14.4 Kbps.