24 February 2016

Mengenal Tipe USB

Istilah USB (Universal Serial Bus) tentu sudah tidak asing lagi bagi kita. Hal ini dikarenakan hampir setiap hari kita menjumpai banyak peralatan elektronik yang telah dilengkapi dengan perangkat USB. Sebut saja komputer, laptop, printer, VCD Player, TV, smartphone, hingga tablet sudah dilengkapi dengan USB ini. Secara umum, versi USB mengacu pada kecepatan dan fungsionalitas datanya, sedangkan tipe USB mengacu pada bentuk fisik dan kabel dari port serta colokan USB-nya.


USB Type A
Dikenal juga sebagai USB standar A, yaitu desain asli untuk standar USB dengan bentuk datar dan persegi panjang.Konektor tipe A (A-laki-laki) adalah konektor yang masuk ke sebuah host, seperti komputer. Dan pada host, USB port (wadah) disebut port A-laki-laki. Versi USB yang berbeda, termasuk USB 1.1, USB 2.0, USB 3.0 saat ini kompatibel dengan USB tipe A. Diantara perangkat yang kompatibel lainnya dengan USB tipe A adalah hard drive eksternal, mouse, keyboard atau adaptor jaringan.

USB Type B
Konektor tipe B adalah ujung kabel USB standar yang plugs ke perangkat periferal, seperti printer, telepon, atau hard drive eksternal. Dikenal juga sebagai tipe B-laki-laki. Sedangkan pada perangkat periferal, USB port disebut tipe B-wanita. Sampai sekarang ada 5 desain populer untuk USB type B steker dan konektor. Yaitu Standar-B (dibuat untuk USB 1.1 dan USB 2.0), Mini USB (ditemukan pada perangkat portabel lama, seperti kamera digital, smartphone, dan drive portabel lama), Micro USB (lebih kecil dari mini USB, port USB paling populer saat ini untuk smartphone dan tablet), Micro USB 3.0 (ujung kabel berwarna biru), Standar-B USB 3.0 (kedua ujung kabel biru, untuk menangani kecepatan USB 3.0)

12 February 2016

Memory Effect Pada Baterai


Memory effect adalah suatu efek yang terjadi pada baterai rechargeable yang menyebabkan kapasitas baterai terus berkurang daya energi maksimumnya secara pelahan jika baterai berulang kali diisi pada saat baterai habis sebagian. Memory effect ini hanya terjadi pada baterai ponsel jenis NiCd (Nickel Cadmium) dan NiMH (Nickel Metal Hydride). Gambaran singkatnya begini, jika Anda mengisi baterai hanya sebesar 60%, maka baterai akan lupa bahwa masih ada isa sebesar 40% yang belum terisi. Maka saat pengisian berikutnya baterai akan menganggap 60% tersebut telah mencapai 100% alias baterai terisi penuh.

Berikut tips menghemat konsumsi baterai :
  • Matikan bunyi-bunyian yang tidak perlu
  • Jangan gunakan mode getar dan ringtone secara bersamaan.
  • Atur lama waktu lampu latar jika tidak sedang digunakan.
  • Matikan beberapa fitur jika sedang tidak digunakan, misalnya WiFi, Bluetooth, player, data seluler, dll.
  • Pastikan memilih satu mode jaringan saja, contohnya 2G, 3G atau 4G.

08 February 2016

Dampak Negatif Selfie


Tren selfie tidak hanya melanda kaum selebritis. Dari rakyat biasa hingga presiden pun merasa berhak untuk melakukan selfie. Tengok saja, mulai dari presiden AS, Obama hingga orang-orang biasa foto-fito selfienya dapat dengan mudah ditemukan di internet. Variasi gaya selfiepun juga semakin beragam. Mulai dari ekspresi wajah datar-datar saja hingga selfie menantang bahaya di ketinggian atau tempat-tempat ekstrim. Namun pernahkah Anda bertanya, apa pengaruhnya jika kita sering melakukan selfie ? Well... dan berikut pengaruh negatif selfie sebagaimana diungkap oleh lifehack.org :

Selfie Hanya Menekankan Penampilan Fisik
Akan terlihat indah bukan jika Anda memposting foto yang menunjukkan keramahan, kejujuran, kebaikan, serta hal-hal yang baik di sekitar kita ? Namun tren selfie nampaknya bergerak ke arah lain. Kecantikan, otot yang kekar, mode yang sedang tren, gadget terbaru hingga latar belakang mobil mewah menjadikan selfie kini melulu soal fisik dan materi.

Selfie Beresiko Terhadap Privasi
Facebook saat ini telah menggunakan teknologi pengenalan wajah (Deep Face Project), dan beberapa ahli berpendapat bahwa hal ini adalah illegal. Fitur pengenal wajah ini tentu mengkhawatirkan Anda yang masih konsen dengan masalah privasi atau keamanan pribadi. Teknologi ini tidak hanya dapat mengenali profil orang yang ada di foto, tapi juga membuka ancaman bagi orang lain untuk mengakses informasi secara personal.

03 February 2016

Mengenal Li Fi, Pengganti Wi Fi

Li Fi merupakan teknologi nirkabel yang akan menggantikan jaringan Wi Fi. Li Fi sendiri menggunakan teknologi berbasis cahaya (Visible Light Communication/VLC) untuk mentransmisikan alur datanya. Light Fidelity (Li Fi) adalah metode pengiriman paket data berkecepatan tinggi berbasis nirkabel menggunakan spektrum cahaya terlihat (visible light spectrum), yaitu bola lampu LED. Teknologi Li Fi memiliki kecepatan transfer data hingga 1 Gbps.


Teknologi Li Fi diciptakan oleh Prof. Harald Haas, seorang fisikawan berkebangsaan Jerman dari Universitas Edinburg, Skotlandia pada tahun 2011 lalu. Menurut sang profesor, di masa depan akan banyak bola lampu nantinya dapat menjadi hotspot nirkabel. Ia menggambarkan kecepatan teknologi VLC menggunakan modern LED mencapai 1000 Gbps, sedangkan jika menggunakan infra red hanya 1000 bps saja. Ini berarti kecepatan yang dihasilkan dari spektrum cahaya LED 10.000 kali lebih besar dari spektrum gelombang radio.