12 February 2016

Memory Effect Pada Baterai


Memory effect adalah suatu efek yang terjadi pada baterai rechargeable yang menyebabkan kapasitas baterai terus berkurang daya energi maksimumnya secara pelahan jika baterai berulang kali diisi pada saat baterai habis sebagian. Memory effect ini hanya terjadi pada baterai ponsel jenis NiCd (Nickel Cadmium) dan NiMH (Nickel Metal Hydride). Gambaran singkatnya begini, jika Anda mengisi baterai hanya sebesar 60%, maka baterai akan lupa bahwa masih ada isa sebesar 40% yang belum terisi. Maka saat pengisian berikutnya baterai akan menganggap 60% tersebut telah mencapai 100% alias baterai terisi penuh.

Berikut tips menghemat konsumsi baterai :
  • Matikan bunyi-bunyian yang tidak perlu
  • Jangan gunakan mode getar dan ringtone secara bersamaan.
  • Atur lama waktu lampu latar jika tidak sedang digunakan.
  • Matikan beberapa fitur jika sedang tidak digunakan, misalnya WiFi, Bluetooth, player, data seluler, dll.
  • Pastikan memilih satu mode jaringan saja, contohnya 2G, 3G atau 4G.
 
Usia baterai rata-rata hingga 400 kali pengisian dan discharges. Berikut langkah sederhana untuk menjaga baterai agar tetap awet :
  • Isilah baterai secara wajar dan segera cabut bila pengisian sudah selesai.
  • Jaga jangan sampai baterai terjatuh atau terkena benturan dengan keras.
  • Hindarkan ponsel dari percikan air.
  • Matikan ponsel terlebih dahulu sebelum melepas baterai.
  • Hindari terlalu sering mengganti SIM Card.
  • Jangan biarkan baterai sampai habis total.
  • Jangan meletakkan baterai di bawah sinar matahari langsung.
  • Jangan sampai baterai melakukan kontak dengan benda-benda metal.

Semoga ada manfaatnya ya... :)