06 February 2017

Mengenal 3D NAND Flash

Perjalanan sejarah memori dan media penyimpanan cukup panjang. Permintaan mobile computing dan data center akhirnya mengarahkan teknologi dengan kapasitas dan performa tinggi, yaitu teknologi NAND Flash. Permintaan pasar untuk memori NAND Flash terus meningkat, terutama yang ditujukan untuk smartphone dan tablet. Karena penggabungan memori dan controller dalam satu paket memudahkan integrasi ke desain sistem yang menggunakannya.


Samsung, Toshiba, Micron, dan SK hynix dapat disebut perusahaan yang konsen dalam pengembangan NAND Flash. Kemajuannya semakin pesat setelah diluncurkannya memori NAND Flash terkecil yang dipaket bersama dengan controllernya. Proses manufakturnya menggunakan teknologi 15 nanometer sehingga kinerjanya lebih tinggi daripada produk sebelumnya. Ukuran paket 26% lebih kecil dari produk sebelumnya, kecepatan bacanya 8% lebih gegas, serta kecepatan tulisnya sekitar 20% lebih cepat. Produk ini compliant dengan standar e-MMC dan dirancang untuk produk consumer elektronic, termasuk smartphone, tablet, dan piranti wearable. Saat ini sudah tersedia NAND Flash dengan kapasitas 8GB, 32GB, 64GB, 128GB, dan 256GB.
 
Perkembangan lanjutan dari NAND Flash adalah munculnya 3D NAND Flash. 3D NAND Flash menawarkan kapasitas yang lebih tinggi dalam bentuk fisik yang lebih kecil dibanding NAND Flash biasa (2D NAND Flash). 3D NAND Flash membutuhkan biaya lebih kecil per-gigabyte dengan konsumsi daya lebih kecil, ketahanan yang lebih tinggi dan mampu menyediakan proses data write yang lebih.

Saat ini teknologi 3D NAND Flash sudah mampu menghadirkan teknologi cell dengan performa, kualitas dan ketahanan yang lebih baik. Satu kekurangan dari 3D NAND Flash dibanding NAND biasa (2D) adalah proses pabrikasi yang membutuhkan biaya lebih besar. Produksi 3D NAND Flash dapat dilakukan pada pabrik NAND biasa, namun proses layering membutuhkan langkah tambahan hingga terbentuk 3D NAND. Karena proses manufakturnya membutuhkan update, pengembangannya dikenal dengan nama pabrikasi semikonduktor.

* Dikutip dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment