06 June 2010

Wireless Media

Media transmisi atau disebut juga dengan media komunikasi adalah media yang digunakan sebagai penghubung antara pengirim dan penerima untuk melintaskan sebuah isyarat. Salah satu jenis media tersebut adalah media tak berkabel (wireless media).
Media tak berkabel adalah media transmisi yang tidak menggunakan kabel, yang termasuk dalam media ini adalah sebagai berikut :

Mikrogelombang (microwave)
Bentuk gelombang radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), meliputi UHF, SHF, dan EHF. Mikrogelombang banyak dipakai di lingkungan MAN (Metropolitan Area Network) dan warnet (warung internet). Kekurangan mikrogelombang adalah biayanya mahal, rentan terhadap cuaca, hujan, dan bahkan terpengaruh oleh pesawat terbang yang melintas.
 

Satelit
Satelit bertindak sebagai stasiun relay yang berada di angkasa dengan ketinggian kira-kira 480 - 22.000 mil di atas permukaan bumi. Satelit sebagai penerima, penguat sekaligus pengirim sinyal dari pengirim dan kemudian memancarkannya kembali ke penerima. kelemahan satelit adalah biaya investasinya mahal. contoh penggunaan satelit adalah ATM (Anjungan Tunai Mandiri).


Gelombang Radio
Transmisi gelombang radio dapat digunakan untuk mengirimkan suara atau pun data melalui udara. kelebihan dari transmisi ini adalah dapat dilakukan dengan sembarang posisi (tidak harus lurus) frekuensi yang digunakan berkisar antara 3 KHz sampai dengan 300 GHz. Contoh penggunaannya adalah pada pager (radio panggil) dan telepon seluler (ponsel).


Inframerah
Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan mencapai 4 Mbps. Penggunaan yang umum adalah untuk pengendalian jarak jauh (remote control) terhadap televisi atau audio video. Kelemahan transmisi ini adalah jaraknya yang terbatas dan harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima.