23 November 2015

Konstelasi GPS dan GLONASS

 

Beberapa perangkat elektronik saat ini menambahkan fitur navigasi, termasuk ponsel. Diantaranya yang terkenal adalah GPS. Bila menyebut GPS, maka konotasinya adalah navigasi. Sistem navigasi satelit atau disebut juga dengan konstelasi merupakan rangkaian beberapa satelit navigasi. Satu sistem konstelasi satelit yang lengkap akan terkoordinasi 24 sampai 30 satelit. Semua satelit tersebut memancarkan sinyal ke bumi untuk diterima peralatan seperti smartphone, alat navigasi dan lainnya. Satelit navigasi terus mengelilingi orbit bumi sesuai posisi urutannya.

Terdapat dua sistem satelit navigasi paling lengkap yang dapat diterima di seluruh dunia, yaitu konstelasi GPS dari Amerika Serikat (31 satelit) dan GLONASS (GLObal NAvigation Satellite System) dari Rusia (29 satelit). GPS (Global Positioning System) merupakan sistem satelit navigasi pertama, paling lengkap dan terus dikembangkan hingga kini. GPS digunakan di semua perangkat navigasi sebgai signal utama. Dalam sejarahnya, GPS dirancang untuk kalangan militer, namun pada akhir tahun 2000 dibuka untuk publik. Sedangkan GLONASS milik Rusia dibuka untuk umum tahun 2007 dan bekeroperasi secara penuh tahun 2011. Signal navigasi GLONASS digunakan sebagai pendamping bagi GPS. Sebenarnya masih ada sistem navigasi lainnya, seperti Eropa dengan Galileo-nya. Lalu Cina mempunyai Beidou sejak 2012, kemudian India memiliki IRNSS (Indian Regional Navigation Satellite System), dan Jepang dengan QZSS (Quasi-Zenith Satellite System).

 

GLONASS dipercaya memiliki sinyal lebih kuat dan mengorbit lebih tinggi, tapi kalah akurat dibanding GPS. Sedangkan GPS memiliki satelit lebih banyak, sehingga akurasi titik koordinat dapat diandalkan. Namun kekuatan sinyal satelit GPS lebih lemah dibanding GLONASS.
GPS menggunakan frekuensi yang sama tapi beda kode. Sedangkan GLONASS menggunakan kode yang sama, hanya berbeda frekuensi.

Saat ini sudah banyak smartphone yang menyematkan penerima GPS dan GLONASS pada perangkatnya. Jadi pada dasarnya, GLONASS dan GPS mempunyai posisi satelit dan signal berbeda. Tetapi fungsinya sama, yaitu sebagai satelit pemancar signal navigasi. Keuntungan dari dual navigasi ini adalah dapat menerima sinyal GPS dan GLONASS secara bersamaan. Bila satu sinyal satelit lemah, akan dibantu oleh sinyal satelit lain yang berbeda sistem. Dibutuhkan 3 komponen dalam proses penentuan posisi lewat GPS, yaitu satelit, receiver GPS, dan posisi yang baik (bebas halangan).

* Diolah dari berbagai sumber