17 August 2016

Augmented Reality (AR)

Akhir-akhir ini Anda tentu sering mendengar istilah Pokemon GO. Ya..., permainan Pokemon menjadi trending topic dan lagi digemari di seluruh dunia. Game yang memungkinkan Anda melakukan permainan antara dunia virtual dan dunia nyata ini mengandalkan navigasi GPS. Game yang masuk kategori "augmented reality" ini sebenarnya bukanlah jenis games baru. Sebenarnya apa sih augmented reality itu ?

 
Menurut Ronald T. Azuma (1997), augmented reality (realitas tertambah) sebagai penggabungan benda-benda nyata dan maya di lingkngan nyata, berjalan secara interaktif dalam waktu nyata, dan terdapat integrasi antar benda dalam 3 dimensi, yaitu benda maya terintegrasi dalam dunia nyata. Penggabungan benda nyata dan maya dimungkinkan dengan teknologi tampilan yang sesuai, interaktifitas dimungkinkan melalui perangkat-perangkat input tertentu, dan integrasi yang baik memerlukan penjejakan yang efektif.
Untuk menampilkan augmented reality, ada 3 metode yang digunakan, yaitu :

Marker Augmented reality (Marker Based Tracking)
Pada metode ini, Marker merupakan ilustrasi hitam dan putih persegi dengan batas hitam tebal dan latar belakang putih. Komputer akan mengenali posisi dan orientasi marker dan menciptakan dunia virtual 3D yaitu titik (0, 0, 0) dan 3 sumbu yaitu X, Y, dan Z. Marker Based Tracking dikembangkan sejak 1980-an.

Markerless Augmented Reality
Salah satu metode AR yang saat ini sedang berkembang adalah metode Markerless Augmented Reality. Dengan metode ini pengguna tidak perlu lagi menggunakan sebuah markeruntuk menampilkan elemen-elemen digital. Total Immersion, perusahaan AR terbesar di dunia telah membuat berbagai macam teknik Markerless Tracking sebagai teknologi andalan mereka, seperti Face Tracking, 3D Object Tracking, dan Motion Tracking.
* Face Tracking : metode dimana komputer dapat mengenali wajah manusia secara umum dengan cara mengenali posisi mata, hidung, dan mulut. Kemudian akan mengabaikan obyek-obyek lain di sekitarnya seperti pohon, rumah, dan benda-benda lainnya.
* 3D Object Tracking : teknik ini dapat mengenlai semua bentuk benda yang ada di sekitar, seperti mobil, meja, televisi, dan lain-lain.
* Motion Tracking : komputer dapat menangkap gerakan sekitar. Metode ini digunakan secara ekstensif untuk memproduksi film-film yang mencoba mensimulasikan gerakan. Contohnya pada film Avatar, dimana James Cameron menggunakan teknik ini untuk membuat film tersebut dan menggunakannya secara realtime.


GPS Based Tracking
Teknik GPS Based Tracking saat ini mulai populer dan banyak dikembangkan pada aplikasi smartphone (Android dan iPhone). Dengan memanfaatkan fitur GPS dan kompas yang ada di dalam smartphone, aplikasi akan mengambil data dari GPS dan kompas, kemudian menampilkannya dalam bentuk arah yang kita inginkan secara realtime, bahkan ada beberapa aplikasi menampilkannya dalam bentuk 3D.

* Diolah dari berbagai sumber