02 June 2012

Kecepatan Akses internet

Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data-data dari server internet ke komputer kita. Misalnya saat kita menggunakan search engine, browsing dan lainnya. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Satuan kecepatan transfer data yang dipakai adalah bps (bit per second). Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.


Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Berikut adalah kecepatan akses internet sesuai dengan saluran yang dipilih :

Dial-Up
Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon disebut Dial-Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom (dahulu dikenal dengan layanan Telkomnet Instan). Koneksi ke Dial-Up umumnya digunakan dari komputer pribadi di rumah. Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up ini dapat mencapai 56 Kbps.

ADSL
Asymetric Digital Subscriber Line (ADSL) adalah teknologi modern yang bekerja pada frekuensi 34 kHz - 1104 kHz. Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara/fax secara simultan. Adapun kecepatan aksesnya dapat mencapai 1 Mbps.



GPRS
GPRS (General Packet Radio Service) adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 Kbps - 115 Kbps.

3G
3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses : 144 Kbps (bergerak/mobile), 384 Kbps (berjalan/pedestrian), dan 2 Mbps (statis/diam di suatu tempat).


HSPA
High Speed Packet Access merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Release 99 (R99), sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA, HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-DO) yang merupakan pengembangan dari CDMA2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spektrum 1900 MHz dan 2100 MHz. HSPA menyediakan kecepatan transmisi data berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang bisa mencapai 14 Mbps, dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access) dengan kecepatan akses 5 Mbps.

Wireless LAN
Teknologi wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun sekarang wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Kecepatannya mencapai 54 Mbps.

Broadband
Teknologi internet broadband adalah jaringan internet dengan kecepatan transfer data yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 Kbps atau lebih. Jaringan braodband dapat digunakan banyak kalangan, mulai dari pelajar, gamer, sampai kantor-kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusatnya. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk kita adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless.