11 January 2016

Generasi Teknologi Jaringan Seluler

Teknologi komunikasi mengalami perkembangan yang sangat cepat. Terutama untuk jalur jaringan seluler. Seperti kita ketahui, saat ini generasi mobile network telah sampai generasi ke empat atau 4G. Dan berikut adalah perkembangan generasi teknologi jaringan seluler yang dimaksud :


1G (Generasi Pertama)
Jaringan 1G diluncurkan pada tahun 1980 ketika AMPS di AS bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa. Generasi pertama masih menggunakan sistem analog. Adapun teknik yang digunakan adalah Frequency Division Multiple Access (FDMA). Kemampuan teknologi 1G ini hanya bisa melayani komunikasi suara saja, tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar. Kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan sedikit, penggunaan spektrum frekuensi yang boros, dan suara tidak jernih adalah diantara karakteristik generasi pertama ini.

2G (Generasi Kedua)
Generasi kedua mulai menggunakan teknologi digital. Mekanisme yang dipakai adalah Time Division Multiple Access (TDMA) dan Code Division Multiple Access (CDMA). Pada generasi ini memiliki kelebihan dibanding generasi pertama, seperti suara lebih jernih, keamanan lebih terjaga, dan kapasitas lebih besar. Generasi kedua mempuyai fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat dengan kecepatan sekitar 14.4 Kbps.

 
2.5G
GPRS (General Packet Radio Service) - 2.5G lahir tahun 1997 menggantikan CSD. Secara teori kecepatan GPRS bisa mencapai 115 Kbps. Dengan GPRS membuat pengguna lebih hemat karena hitungannya menjadi per kilobyte, bukan lagi permenit seperti CSD. Fasilitas yang diberikan GPRS antara lain e-mail, MMS, browsing, dan internet.

2.75G
Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM yang merupakan cikal bakal 3G mulai diperkenalkan. Pada generasi ini muncul teknologi EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution) sebagai pengganti GPRS. Dengan EDGE pengguna dapat merasakan kecepatan dua kali lipat daripada GPRS. Ciri EDGE antara lain pengembangan dari GSM, rata-rata kecepatan 3 kali dari GPRS, kecepatan akses data sekitar 384 Kbps.

3G (Generasi Ketiga)
UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) adalah pengembangan lebih lanjut dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ketiga (3G). Teknologi ini menyediakan fasilitas akses ke internet (e-mail, MMS, dan browsing). Memiliki kecepatan transfer data 144 Kbps - 2 Mbps, sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, game on demand dan yang lainnya. Kualitas suara yang lebih bagus, keamanan yang terjamin, support beberapa koneksi secara simultan seperti video conference dan video streaming.

3.5G
HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sekitar 480 Kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat. Setelah beberapa tahun, CDMA2000 mengupgrade EVDO mereka menjadi EVDO Rev.A yang memiliki kecepatan 10 kali lipat dari EVDO Rev.0. Juga UMTS yang mengupgrade ke HSDPA dan HSUPA. Inilah yang dinamakan 3.5G.

4G (Generasi Keempat)
4G digadang-gadang 500 kali lebih cepat daraipada CDMA2000 karena memberikan kecepatan hingga 1 Gbps jika kita diam di rumah atai 100 Mbps ketika bepergian. Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja. Teknologi komunikasi generasi keempat ini semakin memperkecil dunia.

* Dari berbagai sumber