15 June 2017

Mari Mengenal 5G


Buat pengguna ponsel, istilah 2G, 3G atau 4G pasti tidaklah asing. Secara awam, teknologi tersebut dapat diterjemahkan dengan teknologi yang memungkinkan pengguna ponsel mengakses internet dengan kecepatan tertentu yang disediakan oleh operator. Kini, teknologi tersebut menuju pada generasi kelima atau biasa disebut 5G. 5G berasal darai bahasa Inggris 'fifth generation' yang berarti generasi kelima. 5G adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G.

Sebagai perbandingan, jaringan 4G mampu menyediakan layanan berkualitas tinggi dan kecepatan transfer data yang tinggi dengan kualitas penerimaan yang lebih baik, aliran transfer data lebih stabil, serta pertukaran informasi lebih cepat. 4G memberikan kecepatan transfer data minimal 100 Mbps (megabit per second) saat pengguna bergerak pada kecepatan tinggi serta 1 Gbps (gigabit per second) dalam posisi diam. Sedangkan teknologi 4.5G menawarkan pelanggannya dapat menikmati peningkatan kecepatan internet upload maupun download hingga 20% dibanding 4G.

06 February 2017

Mengenal 3D NAND Flash

Perjalanan sejarah memori dan media penyimpanan cukup panjang. Permintaan mobile computing dan data center akhirnya mengarahkan teknologi dengan kapasitas dan performa tinggi, yaitu teknologi NAND Flash. Permintaan pasar untuk memori NAND Flash terus meningkat, terutama yang ditujukan untuk smartphone dan tablet. Karena penggabungan memori dan controller dalam satu paket memudahkan integrasi ke desain sistem yang menggunakannya.


Samsung, Toshiba, Micron, dan SK hynix dapat disebut perusahaan yang konsen dalam pengembangan NAND Flash. Kemajuannya semakin pesat setelah diluncurkannya memori NAND Flash terkecil yang dipaket bersama dengan controllernya. Proses manufakturnya menggunakan teknologi 15 nanometer sehingga kinerjanya lebih tinggi daripada produk sebelumnya. Ukuran paket 26% lebih kecil dari produk sebelumnya, kecepatan bacanya 8% lebih gegas, serta kecepatan tulisnya sekitar 20% lebih cepat. Produk ini compliant dengan standar e-MMC dan dirancang untuk produk consumer elektronic, termasuk smartphone, tablet, dan piranti wearable. Saat ini sudah tersedia NAND Flash dengan kapasitas 8GB, 32GB, 64GB, 128GB, dan 256GB.

07 September 2016

Fenomena Pokemon Go



Pokemon Go sebagai game mobile berbasis AR (Augmented Reality) yang memanfaatkan navigasi GPS, memberikan sensasi baru bermain game dengan cara asyik dan unik. Namun belakangan kita dapat dengan mudah menemukan kontroversi mengenai permainan ini. Mulai dari seputar bahaya dan resiko bermain Pokemon Go, semisal dapat memecah konsentrasi di saat berkendara, data pribadi pengguna yang tersedot, hingga resiko malware saat salah men-download game Pokemon Go. Nyatanya selain bahaya soal resiko pemecah konsentrasi, soal keamanan data masih belum terbukti hingga kini.

Untuk itu saya akan sedikit memberikan gambaran tentang manfaat bermain Pokemon Go seperti yang dikemukakan oleh seorang profesor klinis asal Amerika Serikat, Matt Hoffman berikut ini :

Manfaat Kesehatan
Menurut Hoffman, kegiatan pemain yang aktif melakukan pencarian untuk menangkap monster Pokemon Go, tentu memaksa pemainnya aktif bergerak, melakukan perjalanan di seluruh penjuru wilayah, berjalan jauh dan menggerakkan badan mereka untuk mencari posisi pas dan tepat menangkap Pokemon. Hal ini menjadikan game Pokemon Go sebagai sarana yang tepat untuk berolahraga.
Trainer (pemain game Pokemon Go) harus berjalan-jalan di berbagai titik lokasi untuk menemukan dan menangkap Pokemon dan menemukan akses lokasi tertentu yang disebut Pokestop, dimana Pokeball dan barang-barang berguna lainnya dikumpulkan, termasuk PokeEggs (telur Pokemon). Untuk mencapai lokasi Pokestop, menangkap Pokemon yang berbeda-beda dan melakukan penetasan PokeEggs membutuhkan banyak aktifitas berjalan dari tiap pemainnya.