08 May 2015

Prosesor Smartphone Populer

 

Benarkah semakin banyak "core" pada sebuah perangkat akan semakin bagus perangkat tersebut ? Jawabannya tidak bisa spontan, karena semua harus dengan memperhitungkan banyak aspek. Bicara mengenai core sebenarnya kita berbicara tentang prosesor atau CPU pada ponsel, dimana disini kita lebih spesifik membahas smartphone. Smartphone termasuk Android, memiliki prosesor dengan kecepatan beraneka ragam. Prosesor dapat disebut sebagai otak dari smartphone. Fungsinya adalah untuk menerima perintah (data/input), memprosesnya dan menghasilkan keluaran (menjalankan aplikasi/output) dari perintah yang dimaksud. Kinerja suatu perangkat tidak hanya ditentukan oleh prosesor semata, karena prosesor juga terintegrasi dengan RAM, GPU dan komponen lainnya. Namun semakin cepat prosesor yang digunakan, akan menghasilkan performa yang bagus dan responsif dalam menjalankan aplikasi.

Single core dapat diterjemahkan dengan tradisional CPU yang melakukan eksekusi instruksi dengan satu inti prosesor. Sedangkan multi core adalah prosesor yang melaukan pengolahan data dengan dua atau lebih inti independen. Sejak munculnya chip dual core tahu 2005 lalu, maka perkembangan prosesor saat ini mengarah ke multi core. Hal ini dikandung maksud agar pekerjaan secara simultan dapat tertangani. Atau dengan kata lain, akan meningkatkan daya multitasking. Multi core ini dimulai dengan dual core, quad core dan octa core.


  
Saat ini jenis prosesor yang beredar di pasaran beraneka ragam dirilis oleh berbagai produsen dengan variasi bentuk, ukuran, kecepatan dan kapasitas. Dan berikut diantara jenis-jenis prosesor tersebut :


Snapdragon
Snapdragon merupakan jenis prosesor besutan Qualcomm yang paling banyak digunakan untuk smartphone Android. Kemampuan prosesor ini diklain banyak pihak lebih baik dari prosesor lain. Hingga saat ini Qualcomm meluncurkan beberapa generasi dari Snapdragon dengan kemampuan yang bervariasi. Contohnya HTC One M9 yang menggunakan Qualcomm MSM8994 Snapdragon 810 Octa Core 2.1 GHz yang dipadu dengan GPU Adreno 430.


Exynos
Prosesor ini dikembangkan oleh Samsung Electronics yang dibangun dengan basis System on a Chip (SoC) khusus untuk perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Samsung merilis Exynos pertama kali dengan kode 3110 yang dikenal dengan nama Hummingbird atau S5PC110. Samsung Galaxy S6 menggunakan Exynos Octa 7420 2.2 GHz dengan GPU Mali-T760MP8.


MediaTek
MediaTek atau yang lebih dikenal dengan MTK merupakan perusahaan semikonduktor Taiwan dan menjual komponen untuk perangkat komunikasi nirkabel. Menurut data dari Strategic Analytic, MediaTek menduduki peringkat ketiga produsen chipset setelah Snapdragon dan Exynos. Selain memiliki berbagai keunggulan, prosesor MediaTek dikenal sebagai prosesor dengan harga murah, namun memiliki kualitas yang mengagumkan. Sehingga Sony menyematkan MediaTek MT6752 Octa Core 1.7 GHz berpadu dengan Mali-T760MP2 pada Sony Experia C4 terbarunya.


Tegra
Tegra adalah prosesor produksi nVidia. Disaat produsen lain masih memproduksi dual core, nVidia sudah lebih dulu merilis quad core yang berupa nVidia Tegra 3 dengan menggunkan arsitektur ARM Cortex A9 dengan core maximum 1.4 GHz. Prosesor Tegra ini mempunyai keunggulan mampu menampilkan kualitas gambar dengan konsumsi daya yang minimum. Jika Anda gemar bermain game dan memutar video, mungkin Tegra adalah pilihan yang pas dan sesuai. Contoh produsen yang menggunakan prosesor ini adalah Wiko dari Perancis, dengan produknya Wiko Highway 4G yang menggunakan nVidia SL460N Quad Core 2 GHz ditandemkan dengan GPU ULP GeForce.


OMAP
OMAP merupakan prosesor yang diproduksi oleh Texas Instruments. Keunggulan OMAP mampu memberikan dan memproses tampilan situs pada internet layaknya website pada PC, UI lebih cepat dengan konsumsi daya sedikit, menunjang kamera primer dan sekunder lebih kuat serta mampu menampilkan video full HD. Prosesor OMAP digunakan oleh smartphone Samsung Galaxy Nexus I9250 (TI OMAP 4460 Dual Core 1.2 GHz, GPU PowerVR SGX540) maupun Huawei Ascend P1 (TI OMAP 4460 Dual Core 1.5 GHz, PowerVR SGX540).


PXA
Prosesor ini merupakan produk dari Marvell. Sekalipun jarang dipakai, namun prosesor ini juga dipakai pada smartphone baik perangkat Android maupun platform lain. Prosesor PXA juga menggunakan teknologi SoC. Uniknya, perusahaan Marvell Technology Group didirikan oleh orang Indonesia, yaitu Sehat Sutardja dengan istrinya Weili Dai dan saudaranya Pantas Sutardja.

* Diolah dari berbagai sumber