16 April 2012

Teknologi Baterai Terbaru

Teknologi pada perangkat elektronik portabel berkembang sangat cepat, namun tidak demikian halnya dengan baterai. Baterai yang menjadi pengasup sumber daya masih terlihat tertinggal. Sementara, semakin canggih sebuah peragkat, maka sumber daya yang dibutuhkan untuk operasionalnya juga semakin besar. Baterai dapat disebut sebagai obyek kimia penyimpan arus listrik. Baterai tidak 100% efisien, beberapa energi hilang seperti panas dari reaksi kimia selama charging dan discharging. Charging adalah saat energi listrik diberikan kepada baterai, sedangkan discharging adalah pada saat energi listrik diambil dari baterai.

Inovasi pada baterai sebenarnya tidak menagalami kebuntuan, hanya saja tingkat perkembangan pada sebuah perangkat melebihi percepatan perkembangan pada perangkat. Dan berikut adalah teknologi baterai terkini yang masih berupa prototype dan juga terkendala untuk diproduksi secara massal. Inovasi baterai tersebut diantaranya :

Super Charge ion Battery (SCiB)


Baterai besutan Toshiba ini merupakan baterai Lithium-Ion terbaru yang dipercaya dapat diisi ulang hingga 90% dari kapasitasnya hanya dengan dicharge selama 5 menit. SCiB ditujukan untuk aplikasi industri dan kendaran listrik serta produk laptop dan yang sejenisnya.

Proton Exchange Membrane (PEM)


Casio Computer telah mengenalkan prototipe dari baterai fuel cell yang dinamakan Proton Exchange Membrane (PEM) dan akan digunakan pada notebook dan yang sejenisnya. Ketahanan baterainya dipercaya lebih panjang 4 kali daripada baterai yang ada saat ini.

Direct Methanol Fuel Cell (DMFC)


Selain SCiB, Toshiba juga membuat prototipe baterai yang diberi nama Direct Methanol Fuel Cell (DMFC). Baterai ini dapat memainkan file audio tanpa henti selama 60 jam dengan menggunakan isi ulang dari 10 ml methanol. Selain itu, Toshiba juga memamerkan baterai DMFC terkecil di dunia yang khusus dikembangkan untuk perangkat elektronik seperti audio player digital dan wireless headset.

Organic Radical Battery (ORB)


NEC merupakan produsen pertama yang memproklamirkan baterai ultra tipis dengan teknologi Organic Radical Battery (ORB). Prototipe baterai ini diperkenalkan dengan ketebalan hanya 0.7 mm. Baterai ini dapat dijadikan sumber daya untuk perangkat yang juga tipis, seperti smart card, wearable devices, dan flexible e-paper display.

Fuel Cell


Baterai fuel cell dengan berbagai macam bentuknya dapat digunakan pada laptop dan perangkat lainnya. Jenis baterai ini dipercaya dapat digunakan selama 8 hingga 16 jam.

Source : diolah dari berbagai macam sumber
 

17 March 2012

Perjalanan Android

Tak terasa kurang lebih 4 tahun sudah sistem operasi Android hadir di tengah-tengah kita. Sejak 2009 yang lalu, OS besutan Google ini terus berevolusi untuk menjadi sistem operasi pilihan para vendor gadget di seluruh dunia. Mulai dari smartphone, superphone, hingga tablet. Berbagai kelebihan dan kemudahan ditawarkan oleh si robot hijau ini. Dari sisi interface, menu, compatibility, dan utility terus disempurnakan dari waktu ke waktu. Hal ini membuat para vendor gadget tertarik untuk mengadopsi OS bikinan raja internet tersebut.

Sistem operasi Android ini dalam perkembangannya sangat cepat sekali. Berbeda dengan OS yang lainnya, semisal Symbian, iOS, BlackberryOS maupun WindowsPhone sekalipun. Menurut sumber di beberapa website, sistem operasi Android dikeluarkan oleh Google setidaknya dalam kurun waktu 1 semester atau setiap 6 bulan sekali. Jadi konsumen dapat melihat dan menyaksikan begitu giatnya Google menerobos pasar OS hape dan tablet. Bahkan ke depannya bisa jadi Android akan jadi sistem operasi pada PC. Hal ini mengingat Chrome yang semula hanya sebagai browser, kini kita bisa menggunakan OS Chrome sebagai sistem operasi yang berbasiskan Linux.

Dan berikut ini adalah daftar sistem operasi Android yang informasinya sudah sampai di tengah-tengah kita.

Android 1.5 (Cupcake)

Android 1.6 (Donut)

Android 2.1 (Eclair)

09 March 2012

Android ICS dan Windows Phone Mango

Android 4.0 (Ice Cream Sandwich-ICS-) adalah versi terbaru dari platform Android untuk ponsel, smartphone, tablet dan masih banyak lagi. Android 4.0 membawa tampilan yang sama sekali baru dan mengalami peningkatan dibanding versi Gingerbread. Sedangkan Windows Phone 7.5 alias Mango merupakan OS besutan Microsoft untuk menyaingi kepopuleran Android bikinan Google. Android ICS dan Mango saat ini menjadi pilihan favorit para vendor ponsel maupun smartphone di seluruh dunia. Dan berikut fitur-fitur yang yang ada di kedua OS tersebut.


== Android ICS ==

Face Unlock : fitur yang dapat mengenali wajah dan membuka kunci layar dengan proses identifikasi wajah dari pengguna.

Android Beam : fitur inovatif dimana kedua perangkat Android saling berkirim data dan informasi melalui teknologi NFC. Data yang dapat disharing berupa kontak, musik, video, aplikasi dan file apapun.

New Lock Screen Action : penyempurnaan sistem penguncian layar, dimana Anda dapat melompat secara langsung ke kamera untuk ambil gambar atau masuk ke jendela pemberitahuan pesan tanpa harus membuka kunci layar.

Input Text : koreksi kesalahan dan saran kata ditingkatkan melalui kamus default yang lebih akurat. Android 4.0 menambahkan spell-checker yang menempatkan dan menggarisbawahi kesalahan dan menyarankan kata-kata pengganti.

Web Browsing : browser Android ICS menawarkan sebuah pengalaman yang kaya dan nyaman sebagai desktop browser.